HeadlineHukum dan PeristiwaTak Berkategori

Warga Sumberpinang Dihebohkan Penemuan Mayat di Dalam Sumur

JEMBER, TI – Warga di Jalan Ki Hajar Dewantara Dusun Jatian Rt. 01 Rw. 06 Desa Sumber Pinang Pakusari Jember, Sabtu (30/10/2021) pagi digegerkan dengan teriakan minta tolong dari Halim warga sekitar.

Usut punya usut teriakan minta tolong Halim ini, ternyata dirinya melihat secara langsung Korban Aswari (34) tetangganya tercebur ke dalam sumur yang memiliki kedalaman 15 meter dengan diameter 60 cm dan langsung tenggelam.

Warga yang mendengar teriakan Halim ini bergegas mendatangi asal suara yang ada di belakang rumah korban, dengan menggunakan bambu dan tali, warga berusaha melakukan evakuasi, dengan dibantu oleh petugas dari Pemadam Kebakaran wilayah Kecamatan Kalisat.

Sehingga sebagian warga melaporkan peristiwa ini ke aparat desa dan dilanjutkan ke Polsek Pakusari. “Iya tadi ada laporan dari warga di Sumber Pinang, kalau ada korban yang tercebur ke dalam sumur dan meninggal dunia,” ujar Kapolsek Pakusari AKP. Ali Setihono saat dikonfirmasi media ini.

Menurut Kapolsek, dari keterangan beberapa saksi di sekitar TKP, korban memang selama ini memiliki riwayat penyakit epilepsi, saat sudah dinaikkan ke atas, korban sudah meninggal dunia.

“Memang selama ini menurut keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi, kemungkinan saat korban berada di pinggir sumur, penyakitnya kambuh,” jelas Kapolsek.

Sementara informasi yang berhasil dihimpun media ini, korban saat itu berniat cuci muka di area sumur yang ada di belakang rumahnya, namun karena saat itu timba sumur sedang dibetulkan oleh Halim, korban menunggu dipinggir sumur. “Saat menunggu timba dibetulkan itulah, korban melihat ke dalam sumur dan langsung terjatuh,” pungkas Kapolsek.

Kapolsek juga menyatakan, jika keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi, sehingga pihaknya membuatkan surat pernyataan untuk keluarga korban dan menyerahkan jenazah korban ke keluarganya.

“Keluarga korban sudah ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai musibah, sehingga keluarga korban membuat pernyataan untuk menolak dilakukan otopsi,” pungkas Kapolsek. (Ryo)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button