Gaya HidupHeadline

Tebar Takjil di Ajung Kalisat, RSF Jadwal Padat Sampai Hari Raya

JEMBER – Kesibukan yang tidak seperti biasa selalu tercipta di posko RSF, apalagi menjelang pembagian takjil dan sembako yang rundown dan time schedulenya sudah fix dan diketok ketua panitia. Peralatan utama seperti gelas plastik, kotak snack lengkap dengan bahan dasar gula, susu kental manis, agar-agar dan selasih tak jarang tampak berceceran di dapur sekretariat Jubung. Baik panitia maupun pengurus tingkat kecamatan tidak mau ketinggalan, malam mengaji, siang berbagi.

Sunarto a.k.a Toking, jurnalis senior berperawakan ceking ditunjuk sebagai ketua panitia kegiatan ramadan tahun ini. Semua data dan pasokan logistik dicatat dan dibukukan dengan rapi. Pria paruh baya yang ramah senyum ini menjadi komando lalu lintas informasi dan kegiatan RSF satu bulan penuh. “Kemarin kita sudah launching di Desa Ajung Kalisat, besok kita geber di Sempolan Silo. Teman-teman wartawan saya tunggu besok di lokasi ya,” katanya kepada awak media via seluler.

Cak Toking mungkin tidak seharum bunga mawar, tapi pria flamboyan itu selalu berusaha mengharumkan nama baik organisasi di mata masyarakat. Alhasil, banyak masyarakat Kalisat terkejut dengan eksistensi dan penetrasi Rumah Sahabat Faida (RSF). Dalam acara pembagian takjil kemarin (6/4/2022) ada banyak foto dan gambar Bupati perempuan pertama di Jember tersebut, di banner, sticker dan kaos peserta.

Minuman takjil, snack dan sembako dibawa berkardus-kardus langsung dari posko pusat Jubung menuju Kalisat dengan konvoi kendaraan roda empat dan roda dua. Sempat terhalang hujan sepuluh menit, Yanto, Kepala Sekretariat RSF, menerabas derasnya rintik hujan dengan motor sportnya agar tidak ketinggalan momen berbagi seperti ini. “Kami saling memberi semangat, karena menjadi saudara tidak harus satu darah,” ungkapnya.

Pembagian takjil dan sembako yang dilaksanakan RSF kemarin di Kalisat dihadiri langsung Pembina yang juga Ketua DPW GPMN Jatim, Aliem Mustoko. Kegiatan tebar takjil ditutup buka puasa bersama dan sambutan langsung, sepatah dua patah kata dari Pembina. “Pererat solidaritas antar anggota, karena tantangan kedepan bukan semakin mudah. Ojo salah tompo,” tandas aktivis jebolan LSM Elpamas Jember ini sembari kembali menghisap rokok Wismilak hitam kegemarannya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button