Gaya Hidup

Sarah Hanif Susanti, Auditor Lembaga Keuangan di Jawa Timur, Bagikan Tips Berharga untuk Menjaga Kedekatan dengan Anak

Surabaya – Sarah Hanif Susanti, seorang wanita karir yang sukses dan mengemban tanggung jawab sebagai auditor di sebuah lembaga keuangan ternama di Jawa Timur, telah memberikan inspirasi bagi banyak orang dengan kisahnya tentang bagaimana menjaga kedekatan yang erat dengan anak perempuan semata wayangnya, meskipun sibuk di kantor.

Sarah, seorang profesional yang berdedikasi, telah mengungkapkan pentingnya memberikan porsi waktu yang cukup untuk dirinya sendiri dan khususnya untuk anak perempuannya yang masih berada di jenjang pendidikan PAUD. Dalam wawancaranya baru-baru ini, Sarah berbicara tentang beberapa tips berharga yang telah membantu dirinya menjaga hubungan yang kuat dengan anaknya.

Salah satu tips yang dia bagikan adalah menentukan waktu khusus yang berkualitas bersama anak. Sarah mengatakan, “Saya selalu berusaha untuk menyediakan waktu di akhir pekan yang kami habiskan bersama, bermain, dan menjalani aktivitas yang anak saya nikmati. Hal ini sangat penting untuk memperkuat ikatan kami.”

Selain itu, Sarah juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dengan anaknya. “Saya selalu mendengarkan cerita anak saya tentang sekolah, teman-temannya, dan apa pun yang ada di pikirannya. Ini membantu saya memahami dunia anak saya dan membuatnya merasa didengar,” katanya.

Sarah juga menggambarkan pentingnya merencanakan liburan bersama. “Kami mencoba untuk merencanakan perjalanan pendek atau liburan bersama setiap beberapa bulan. Ini memberikan kesempatan untuk menciptakan kenangan indah bersama.”

Melalui ketiga tips ini, Sarah Hanif Susanti menginspirasi banyak orang yang menghadapi tantangan serupa dalam menjaga keseimbangan antara karir dan kehidupan pribadi. Ia membuktikan bahwa dengan perencanaan yang baik dan komitmen, seseorang dapat tetap dekat dengan anak-anaknya, bahkan di tengah-tengah kesibukan pekerjaan.

Sarah Hanif Susanti adalah contoh nyata bahwa kesuksesan di dunia profesional tidak harus berarti mengorbankan hubungan dengan keluarga. Ia menegaskan bahwa dengan usaha dan perhatian yang tepat, seseorang dapat mencapai keseimbangan yang sehat antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button