HeadlineKriminal

Sambang Anak Bawa Clurit, Andik Dikira Pencuri dan Diamankan Polisi

JEMBER, TI – Keresahan warga di Dusun Sumberbulus Desa Darungan Kecamatan Tanggul terhadap aksi pencurian di desanya, harus dibayar mahal oleh Andik Warsito warga Dusun Gambirono Kulon Desa Gambirono Bangsalsari Jember. Ia yang berniat menjenguk anaknya dan sekedar ingin memberikan uang jajan, harus mengalami nasib apes atas kewaspadaan warga di Dusun Sumberbulus yang tidak lain adalah tempat tinggal mantan istrinya.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa ini sendiri terjadi pada Senin (20/6/2022) lalu, saat itu dirinya yang sudah berpisah dengan istrinya merasa kangen dengan anak semata wayangnya, yang selama ini tinggal bersama ibunya, sehingga ia berniat memberikan uang jajan untuk anaknya.

Namun aksinya datang ke rumah mantan istrinya menimbulkan kecurigaan warga, sebab dirinya yang saat itu datang melewati kebun sengon sambil membawa sebilah clurit, menjadikan warga merasa curiga, sehingga oleh warga dirinya disangka pelaku pencurian yang selama ini meresahkan.

“Warga mengira saya pelaku pencurian, sehingga saya ditangkap, padahal saya tidak pernah mencuri di sana, memang saya pernah mencuri tabung gas, tapi di daerah lain, dan kedatangan saya ke sana (dusun Sumberbulus) karena ingin menjenguk anak saya yang tinggal bersama ibunya, kedatangan saya karena kangen dan ingin memberi uang jajan,” ujar Andik yang mengaku juga sempat mendapat beberapa pukulan dari warga saat ditemui di Mapolsek Tanggul Kamis (23/6/2022).

Sementara Kapolsek Tanggul AKP. Miftahul Huda S.Sos melalui Kanitreskrim Aipda Surono, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut, dimana saat peristiwa terjadi, pihaknya mendapat laporan jika ada pelaku pencurian di Dusun Sumberbulus Desa Darungan, saat pihak Polsek tiba di lokasi, yang bersangkutan sudah diamankan warga di Balai Desa.

“Saat kejadian, ada yang melaporkan ke kami, jika di Sumberbulus ada pelaku pencurian yang tertangkap warga, sehingga kami langsung datang ke lokasi, ternyata saat di lokasi, yang bersangkutan sudah diamankan warga di balai desa, dan kami bawa ke Mapolsek,” ujar Aipda Surono.

Saat dilakukan pemeriksaan dan penyidikan, pelaku mengakui jika dirinya beberapa bulan lalu pernah melakukan pencurian 2 tabung gas di tempat lain, dan bukan di Sumberbulus, sedangkan kedatangannya ke Sumberbulus, karena ingin bertemu anaknya dan ingin memberi uang jajan.

“Meski demikian, pelaku tetap kami proses, tapi bukan tindak pencuriannya, melainkan tindak pidana membawa senjata tajam, pasal yang kami kenakan terhadap pelaku adalah pasal 2 nomor 1 UU Darurat tahun 1951, ancamannya 10 tahun penjara,” pungkas Surono. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button