Birokrasi

Sah ! Gubernur Jawa Timur Resmi Lantik Rudi Arifiyanto Sebagai Penjabat (PJ) Bupati Sampang

SURABAYA | Transindonesia.net – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melantik Rudi Arifiyanto sebagai Penjabat (Pj) Bupati Sampang.

Prosesi pelantikan yang diawali dengan pengambilan sumpah Sekretaris Deputi Kebijakan Pembangunan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) sebagai Penjabat (Pj) Bupati Sampang oleh Gubernur Jawa Timur tersebut berlangsung di Gedung Negara Grahadi, jalan Gubernur Suryo No.7 Kota Surabaya, Jawa Timur (30/1/2024) malam.

Gelaran acara ini, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) yang mengesahkan pemberhentian H. Slamet Junaidi dan H. Abdullah Hidayat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sampang Masa Jabatan 2019-2024, yang untuk kemudian mengangkat Rudi Arifiyanto sebagai Penjabat (Pj) Bupati Sampang.

Keputusan Mendagri RI tersebut dibacakan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kabiro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Jawa Timur Pulung Chausar.

Mendagri RI atas nama negara juga mengucapkan terima kasih kepada H. Slamet Junaidi dan H. Abdullah Hidayat atas pengabdian dan jasa-jasa selama menjabat Bupati dan Wakil Bupati Sampang.

”Diucapkan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sampang,” katanya saat membacakan SK Mendagri RI dalam prosesi pelantikan.

Pulung Chausar juga meneruskan pembacaan SK Mendagri RI, bahwa masa jabatan Penjabat (Pj) Bupati paling lama setahun terhitung sejak dilantik.

Dan berselang kemudian, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, seusai memimpin prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, langsung mengucapkan selamat kepada Rudi Arifiyanto yang telah dilantik sebagai Pj Bupati Sampang.

Pihaknya berpesan agar Pj Bupati Sampang bisa langsung melakukan adaptasi serta bisa segera berkoordinasi bersama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.

“Mudah-mudahan Pak Rudi Arifiyanto ini mampu segera beradaptasi dan berkoordinasi dengan baik, dan kami  harap Bupati dan Wabup periode sebelumnya bisa menjadi mentor,” pinta Gubernur perempuan yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU non aktif ini.

Semenjak dilantik dan menjalankan tugas jabatan sebagai Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto mempunyai wewenang, kewajiban dan larangan, yang secara keseluruhan telah tertuang dalam SK Mendagri RI.

Diketahui, bahwasannya larangan yang tidak bisa dilakukan selama mengemban tugas jabatan sebagai Pj Bupati, diantaranya: pertama, tidak diperbolehkan melakukan pengisian pejabat dan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sampang.

Kedua, tidak diperbolehkan membatalkan perizinan yang telah dikeluarkan pejabat sebelumnya dan mengeluarkan kebijakan perizinan yang berbeda dengan yang dikeluarkan pejabat sebelumnya.

Ketiga, tidak diperbolehkan membuat suatu kebijakan terkait pemekaran daerah.

Dan yang keempat, tidak diperbolehkan membuat kebijakan yang berbeda dengan program pembangunan yang telah ditetapkan oleh pejabat sebelumnya.

Namun, terkait larangan sebagaimana dimaksud, dapat dikecualikan apabila telah mendapatkan persetujuan tertulis dari Mendagri RI.

Tak hanya itu, Pj. Bupati Sampang juga wajib menjalankan tugas inti, yakni harus menfasilitasi persiapan pelaksanaan Pemilu 2024 dan Pemilukada 2024 Kabupaten Sampang, menjaga netralitas ASN, serta juga harus menyampaikan laporan progress pertangungjawaban kepada Mendagri RI melalui Gubernur Jawa Timur sedikitnya tiap tiga bulan sekali. (Yan’S)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button