Hukum dan Peristiwa

PHI Kembali Laporkan Oknum Kades Ke Kejaksaan Negeri, Tim Pidsus Didesak Turun Lapangan

JEMBER – Hari ini, Senin tanggal 28 November 2022, Lembaga Pemerhati Hukum Indonesia (PHI) Kecamatan Rambipuji yang diketuai oleh H.Ahmad Khoirudin, sekitar jam 10.00 WIB mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Jember di Jalan Karimata. Beberapa pengurus PHI didampingi Ketua Umum PHI Pusat hadir di kantor tersebut untuk melaporkan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Uang Negara DD/APBN/Desa Kaliwining TA/Tahun Anggaran 2021 dan 2022 yang diduga dikorupsi oleh oknum Pejabat Pemerintahan Desa Kaliwining.

Ketua Umum PHI Pusat, M.Hasan Basri, memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus PHI Kecamatan Rambipuji yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap adanya dugaan-dugaan penyelewengan yang akhir-akhir ini banyak terjadi di beberapa desa yang pada akhirnya menjadikan masyarakat kecil sebagai korban. “Pengurus PHI Kecamatan Rambipuji menyampaikan tekadnya kepada Ketua Umum PHI untuk terus melakukan pengawasan dan kontrol terhadap beberapa desa dibawah lingkup wilayah desa yang berada di wilayah Kecamatan Rambipuji,” tegasnya kepada wartawan saat diwawancarai di kantornya.

Setelah PHI Kecamatan Rambipuji melaporkan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi ke Kejaksaan Negeri Jember, selanjutnya PHI akan terus mengawal proses hukum di Kejaksaan Negeri Jember oleh Pidsus Kejari Jember demi kepastian hukum dan keadilan untuk masyarakat. Berdasarkan pengaduan masyarakat dan temuan Tim PHI dilapangan dugaan tindak pidana korupsi dan atau tidak sesuai spek adalah pada Rehab Jembatan Gantung yang berlokasi di Dusun Bedadung Wetan RT.01 RW.09.

“Kami mendesak agar Tim dari Pidsus Kejari Jember segera turun langsung ke lapangan untuk mengkroscek temuan kami. Karena semua data dan temuan kami sudah masuk dalam satu berkas pengaduan lembaga kami kepada Kepala Kejaksaan Jember,” imbuh M.Hasan Basri.

Sementara Kepala Desa Kaliwining, Samsul Arifin, yang dihubungi melalui seluler 081234551*** mengaku belum mengetahui terkait pelaporan dari Lembaga PHI ke Kejari Jember. “Saya masih belum tahu, nanti saya tanya anak-anak (bawahan-red),” jawabnya saat ditelpon.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button