HeadlineHukum dan Peristiwa

Pengamen Kudalumping Asal Mumbulsari Tewas di Sungai Kaliwates

JEMBER, TI – Warga jalan Imam Bonjol Kaliwates Jember, Sabtu petang dikejutkan dengan tangisan anak usia 10 tahun di bibir sungai yang ada di lingkungan tersebut, saat dicari tahu asal suara, warga melihat tidak jauh dari lokasi anak menangis, terdapat tubuh lelaki tua yang terluka di dalam sungai dengan kepala memar terbentur batu.

Lelaki tersebut diketahui bernama Hermanto warga Desa Lengkong Kecamatan Mumbulsari Jember, yang kesehariannya bekerja menjadi pengamen kuda lumping di traffic light perempatan Argopura Kaliwates Jember.

Melihat kondisi ini, wargapun mengevakuasi korban dengan menggunakan tandu darurat yang terbuat dari tangga untuk dibawa ke Rumah Sakit. “Sepertinya korban terpeleset saat hendak mandi dan sempat terseret arus, karena setiap sore korban selalu mandi di situ (sungai kaliwates), sedangkan lokasi tubuh korban dengan tempat biasanya mandi berjarak sekitar 30 meteran,” ujar warga sekitar.

Warga juga sudah tidak asing dengan keseharian korban, sehingga korban mengenalinya, “Tadi sore sempat beli rokok ke saya, terus turun ke sungai untuk mandi, dan ini biasa ia lakukan saat sore, cuma tadi kok terus gak muncul-muncul, saat di lihat hanya ada tumpukan pakaiannya, sedangkan orangnya gak ada, cuma di lokasi ada anaknya yang menangis, setelah kami cari tau, ternyata korban terseret arus,” ujar Tatok.

Sebenarnya saat pertama kali ditemukan, kondisi korban masih bernyawa, hal ini dari suara dengkuran korban saat dievakuasi, namun korban dinyatakan meninggal saat tiba di IGD Rumah Sakit Kaliwates.

“Tadi saat didasar sungai masih ngorok (mendengkur) makanya kami langsung membawa ke klinik, tapi sampai klinik korban meninggal dunia,” beber warga.

Selanjutnya warga menghubungi pihak keluarga dan Polsek Kaliwates atas kejadian ini. “Saat ini keluarga korban sudah perjalanan ke Kaliwates, kalau misal nanti keluarga mengixinkan untuk di visum ya kita lakukan visum, namun dari keterangan saksi, korban meninggal akibat terpeleset disungai dengan kepala membentur batu, yang jelas kami juga akan membantu kepulangan jenazah korban ke rumah duka,” pungkas Kapolsek Kaliwates Kompol. Edy Sudarto. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button