BirokrasiHeadline

Pengamat Intelijen Berkomentar, Ini Strategi Kemenhan di Bidang Teknologi

BANDUNG, TI – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Kamis (4/11) kemarin menyambangi Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk bertukar pikiran dengan para ahli teknologi pertahanan terkait kontribusi yang bisa diberikan untuk kemajuan pertahanan negara.

Dalam pertemuan tersebut Menhan Prabowo menegaskan dukungan penuh Kementerian Pertahanan bagi usaha dan inovasi dari para teknolog ITB melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Kemhan dan ITB. Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani oleh Menhan Prabowo dan Rektor ITB Prof. Reini Wirahadikusumah.

Pada kesempatan tersebut, Menhan Prabowo juga berkesempatan melihat beberapa hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh ITB, di antaranya AESA Radar dan Radar Pasif yang merupakan hasil penelitian dan pengembangan bersama dengan Balitbang Kemhan.

Selain ITB, sebelumnya pada September, Menhan Prabowo telah menyambangi Universitas Airlangga (Unair) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan menandatangani kerja sama serupa di bidang penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung pertahanan negara.

Pengamat intelijen Aris Fiana mengatakan, saat ini kekuatan pertahanan negara sangat ditentukan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi. Negara yang memiliki keunggulan di bidang teknologi maka akan memiliki pertahanan negara yang unggul.

“Dalam rangka mewujudkan pertahanan negara Indonesia yang tangguh dan mandiri diperlukan usaha dan inovasi dari seluruh anak bangsa yang mengabdikan diri diberbagai bidang. Pelibatan perguruan tinggi untuk penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung pertahanan negara harus dilakukan,” ungkap Aris kepada wartawan.

Alhamdulillah, tambahnya, kesepakatan bersama antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) telah terjalin. Hal ini merupakan rangkaian kerja sama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

“Dengan dukungan penuh terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, semoga tidak hanya terwujud pertahanan negara yang unggul, tetapi juga sektor lainnya yang dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tandas Aris Fiana. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button