Politik

Momentum Kader NU Ambil Peran dalam Pilpres 2024

Kontroversi Kembali Melanda Organisasi Nahdlatul Ulama Setelah Berjanji tidak akan kembali Bermain Politik Praktis pada pernyataan Ketua Umum PBNU Kyai Yahya Cholil Staquf tanggal 22 Desember 2022

Namun pada 26 April 2023 Pernyataan itu dianulir oleh Sekjend PBNU Sendiri Politisi bernama Syaifullah yusuf yang juga merangkap Sekjend PBNU justru Getol Kampanyekan Erick Thohir sebagai Cawapres mendampingi Ganjar Pranowo

Hal ini memantik Komentar Dari Aktivis Muda NU asal Jember Afthon Sholeh Hasbullah atau Yang Akrab Disapa ASH

Menurut Afthon menarik PBNU merekomendasikan nominasi nama-nama rekomendasinya namun harus lebih objektif dan merata dalam melihat potensi kader-kader NU yang ada di cluster politik

” Ya kader NU sendiri yang berkecimpung di dunia politik itu kan lumayan banyak nama-nama besar seperti Cak imin, Khofifah indar parawansa, Mahfud MD, sampai yang terbaru ada Erick Thohir. Jadi wajar apabila mengadakan semacam Konvensi kepemimpinan nasional yang penjaringannya internal kader NU” pungkasnya kepada awak media

Afthon menambahkan sudah saatnya NU berperan dan mengambil langkah besar di dalam momentum besar di abad ke 2 ini

” Ya ini abad ke 2 NU sejak berdirinya, dan bertepatan pula menjelang momentum Pilpres, menjadi kurang Elok Jika NU hanya menjadi penonton dari gelanggang pertarungan besar ini. Kita harus ambil bagian, mari endors kader-kader terbaik NU sebagai pemimpin Nasional. NU memiliki saham besar di republik ini maka NU pulalah yg harus menjadi lokomotif kepempiminan nasional entah itu wapres atau capres. Yang penting jangan hanya jadi followers yang gak ada peran” tutupnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button