HeadlineOpini

Menantang Transparansi Kades Lasidi di Pilkades Paseban

Papan transparansi yang berupa baliho raksasa tersebut dibuat untuk mempublikasikan pengelolaan anggaran agar masyarakat mengetahui bahwa anggaran ini benar-benar dipergunakan untuk membangun Desa Paseban Kecamatan Kencong.

Lasidi Agung Santosa adalah kades dua periode yang kini juga akan maju lagi pernah mengatakan, bahwa pembuatan baliho APBDes dibuat dan disusun oleh Pemerintah Desa sebagai salah satu bentuk transparansi publik, sehingga siapa saja bisa melihat dan membacanya.

Padahal sudah kerja membangun desa dan transparan dalam keuangannya, tetapi mengapa masih ada saja penantang yang muncul untuk menggantikannya. Muncul nama Nanjar mantan kades paseban sebelum Lasidi, perlu diketahui bahwa waktu Nanjar menjadi kades kantor desa pernah disegel oleh masyarakat tolak tambang. Mungkin Nanjar masih merasa perlu melawan Lasidi di periode ketiganya, semacam musuh bebuyutan di arena pilkades.

Dan untuk pilkades 2021 mendatang rupanya masih ada cakades lainnya yang menjadi penantang kades Lasidi menurut pantauan jaker desa sekarang ini ada emlat cakades yang salah satunya ada yang perempuan. Wah kalau banyak begini tentu saja yang akan diuntungkan adalah Kades Lasidi. Makanya kita pantau saja apakah Lasidi mampu mempertahankan kursi Kadesnya dan memimpin kembali Desa Paseban. (*)

*Opini ini dibuat oleh Jaker Desa (Jaringan Kerja Masyarakat Pedesaan) yang diampu oleh Advokat Peradi Jember, Ali Safit Tarmizi,SH,MH dari AST LAW FIRM

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button