BirokrasiHeadline

Meminimalisir Terjadinya Laka, Satlantas Polres Jember Terus Lakukan Kampanye Taat Berlalu Lintas

JEMBER – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember terus melakukan upaya dengan berbagai cara untuk mengkampanyekan taat berlalu lintas saat berkendara di jalan kepada masyarakat.

Seperti yang terlihat saat Wakapolres Jember Kompol Jimmy Heriyanto H Manurung di dampingi Kasatlantas Polres Jember AKP. Achmad Fahmi Adiatma melakukan kampanye taat berlalu lintas di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Pakusari, Jember sembari memberikan sarapan bagi para pemulung dan warga. Rabu (23/1/2024)

Wakapolres Jember Kompol. Jimmy Heriyanto H Manurung mengatakan, hal ini merupakan upaya kampanye taat berlalu lintas, dan juga bentuk kegiatan peduli sosial terhadap para pemulung sampah yang ada di lokasi TPA.

“Kita tahu para pemulung ini juga mengendarai kendaraan bermotor saat membawa sampah ke TPA. Nah dari hal itu, kami juga mengimbau kepada masyarakat dan pemulung di sini untuk tetap menaati aturan lalu lintas, seperti memakai helm saat berkendara serta melengkapi surat-surat kendaraannya yang sesuai dengan ketentuan,” ujar Kompol. Jimmy

Jimmy mengungkapkan, dengan adanya kampanye untuk taat berlalu lintas, bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan di jalan. Karena upaya itupun yang kini juga terus dilakukan Kasat Lantas Polres Jember AKP Achmad Fahmi Adiatma beserta jajarannya.

“Karena kita pun juga berusaha untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah kabupaten Jember. Terutama bagi para pemulung ini, agar tetap bekerja dengan baik dan nyaman serta aman di jalan,” tuturnya.

Dipilihnya lokasi TPA Pakusari untuk lokasi kampanye lalu lintas, lanjut Jimmy, juga sebagai bentuk apresiasi positif kepada pemulung yang juga ikut membantu masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita memilih disini, karena TPA ini menampung sampah dari 17 kecamatan di Jember. TPA ini pun bisa menampung 197 ton sampah setiap harinya,” ungkapnya.

Jimmy menambahkan, dengan adanya kegiatan sosial ini, kami juga membagikan sarapan. Diharapkan bisa menjadi semangat bagi para pemulung untuk mengais rezeki.

Lanjut Jimmy, pekerjaan mereka di sini adalah pekerjaan yang sangat mulia. Sampah yang ditampung dari berbagai daerah di Jember ini mereka pilah, mana yang bisa menjadi nilai rupiah kemudian mereka jual kepada pengepul.

“Dengan penghasilan per hari Rp 30-35 ribu pendapatannya sangat minim. Semoga dengan upaya kecil dari kita menjadi suntikan semangat tersendiri,” pungkas Wakapolres Kompol Jimmy. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button