HeadlineHukum dan Peristiwa

Marak Pelaku ‘Pamer’ Kelamin di Kawasan Kampus Unej, Polres Jember Bentuk Tim Pemburu Ekshibisionis

JEMBER, Ti – Maraknya perilaku seks menyimpang di sekitar kawasan kampus Universitas Negeri Jember (Unej) atau dengan istilah  Ekshibisionis, membuat jajaran Polres Jember bersama dengan pihak Kampus membentuk tim pemburu Ekshibisionisme.

Ekshibisionisme sendiri adalah gangguan jiwa atau emosional yang ditandai dengan adanya fantasi atau dorongan tertentu agar orang tersebut mendapatkan gairah seksual. Ini bisa disebut juga sebagai penyimpangan seksual seseorang. Salah satu perilaku yang dilakukan oleh Penderita eksibisionisme dengan mempertontonkan alat kelaminnya ke orang lain untuk mendapatkan gairah seksual yang kuat..

Dibentuknya tim ini berawal dari adanya keluhan atau pengaduan masyarakat yang berada di wilayah kampus Universitas Jember tentang adanya peristiwa Ekshibisionisme yang menggangu dan meresahkan masyarakat sekitar wilayah kampus

Tim penanggulangan Ekshibisionisme yang dibentuk oleh Polres Jember terdiri dari Satuan Reserse, Intelkam dan Fungsi Humas dengan dibantu oleh satuan Sabhara dan Polsek jajaran. Tim ini bertugas untuk menanggulangi adanya Ekshibisionisme di wilayah Jember dengan melakukan penyelidikan, himbauan dan koordinasi.

Semenjak adanya keluhan seorang mahasiswi UNEJ yang mengetahui atau menjadi korban Ekshibisionisme polisi langsung melakukan penyelidikan dan pencarian pelaku dan juga tim melakukan himbauan secara langsung maupun melalui media sosial serta melakukan koordinasi bersama PSG (Pusat Studi Gender) Universitas Jember.

Dari hasil koordinasi Tim Polres Jember bersama PSG yang diwakili oleh Dr. Linda Dwi Eriyanti, S.Sos, MA, Dr. Agustina Dewi Setyari, SS, M.Hum, Dyah Purwita Wardani SWW, S.S, M.A serta Didik Suharijadi, S.S, M.A.

 

Ada beberapa point yang dihasilkan dan diharapkan oleh PSG UNEJ yaitu,

 

  1. Psg akan mengusulkan himbauan penyebaran informasi oleh seluruh civitas akademika unej terkait kewaspadaan terhadap modus2 pelecehan seksual
  2. Mengusulkan penjalanan prosedur pengamanan berkesinambungan di dalam unej
  3. Mengusulkan sosialisasi per fakultas bersama Polres terkait kewaspadaan pelecehan, dan sikap bijak berinteraksi di medsos.
  4. PSG dan Humas Polres akan membuat Flayer2 himbauan kewaspadaan terhadap pelecehan seksual.

Sementara itu Kanit PPA Polres Jember yang masuk dalam Tim Iptu Diyah Vitasari SP, SH, MH saat  dikonfirmasi setelah koordinasi dengan PSG UNEJ mengatakan, “Semenjak adanya keluhan masyarakat dengan adanya Ekshibisionisme yang terjadi disekitar wilayah kampus atas keluhan masyarakat”,

“Kami Polres Jember langsung bergerak melakukan penyelidikan dan koordinasi dengan pihak PSG Universitas Jember, dimana kejadian tersebut berada di wilayah sekitar UNEJ yang kita ketahui rata rata warga sekitar wilayah kampus merupakan mahasiswa dan mahasiswi.”Kata Iptu Vita. (AR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button