Hukum dan Peristiwa

LSM BIN Bidik Dugaan Korupsi Dana Bumdes di Desa Randuagung

JEMBER – Pengelolaan dana penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Agung Jaya di Desa Randuagung, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, Jawa Timur, diduga bermasalah.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun media ini dari beberapa sumber juga termasuk keterangan dari Ketua Bumdes Agung Jaya bahwa, dana yang telah digelontorkan kepada Bumdes tersebut sebanyak sekitar Rp. 200.000.000,- an yang dipergunakan untuk peternakan kambing dan diketahui penyertaan modal untuk Bumdes Desa Randuagung dimulai pada tahun 2021.

Kejanggalan yang terjadi di lapangan bahwa dana yang dikelola oleh pengurus Bumdes jumlahnya hanya Rp.200.000.000,- sementara yang lainnya atau sisa dari anggarannya tidak jelas penggunaannya.

Sewaktu awak media mendatangi Buhari als. Obet yang berdomisili di Dusun Jenggeleng Desa Randuagung yang mana diakui selaku Ketua BUMDES Agung Jaya. “Saya tidak tahu harga kambing-kambing itu mas, saya sudah lupa,” katanya memberi keterangan saat di konfirmasi dirumahnya, Jum’at (17/03) Pukul 13.00 WIB.

Menindaklanjuti persoalan tersebut, Slamet als. Cak Gondrong dari LSM BIN (Barisan Independen Nusantara) merasa geram karena dana BUMDES tersebut diduga telah dibuat “bancaan” oleh oknum BUMDES Agung Jaya.

“Saya sudah melakukan investigasi dan konfirmasi langsung ke Ketua Bumdes dan anggotanya, anggaran sebesar Rp. 200 Juta masak cuma ada 20 ekor kambing. Jika seandainya harga kambing Rp. 2 Juta dikalikan 20 ekor sama dengan 40 Juta,” ungkap Slamet.

Dilanjutkan Slamet bahwa jika pembelian kambing tersebut sebesar Rp. 40 Juta, terus sisanya kemana? “Saya selaku lembaga kontrol akan melaporkan dugaan korupsi dana BUMDES ini. Yang jelas ini sudah melanggar ketentuan perundang-undangan,” kata Slamet berapi-api. (tim)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button