BirokrasiHeadline

LPPAN Situbondo Menyorot Proyek Irigasi Desa Demung

SITUBONDO, TI – Desa Demung adalah salah satu desa di wilayah Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo Jawa Timur yang dinilai memiliki areal persawahan cukup luas. Bahkan selain areal persawahan milik masyarakat, bahwa areal persawahan yang merupakan aset Pemerintah Desa Demung yakni tanah kas desa “TKD” diperkirakan mencapai kurang lebih 40 hektaran. Sehingga proyek saluran irigasi di Desa Demung tersebut dinilai sangatlah penting.

Baru-baru ini Desa Demung mendapat kucuran dana dari pemerintah melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) untuk kegiatan saluran irigasi senilai Rp.195 juta, dengan Nomer Perjanjian Kerja Sama : HK.02.01.Am.09.03/909/P3TGAI/VII/2021. Akan tetapi dalam pelaksanaan ada dugaan dikerjakan asal-asalan serta rawan penyelewengan. Hal itu terlihat dari dugaan tumpang-tindih antara bangunan lama dengan yang baru. Sebagai mana yang disampaikan salah seorang warga demung yang kebetulan saat itu menjadi pekerja namun enggan disebut namanya. Dalam keterangannya bahwa “Bangunan lama sudah dibongkar mas, namun sebagian yang dinilai masih kokoh tidak dibongkar,” katanya saat dikonfirmasi.

Dikonfirmasi melalui sambungan seluler Kades Demung yang akrab disapa Aguk, mengatakan bahwa dirinya memerintahkan untuk dibongkar, namun sebagian memang tidak dibongkar mas, bangunan lama yang masih utuh emang tidak dibongkar agar tidak goyah. Kades Demung mengatakan dengan menggunakan bahasa khas madura “mon pas e bhungkar sadhejeh tako’ a ghujeng mas”_. yang artinya : “kalau dibongkar semuanya nantinya takut roboh mas”_kata Kades Demung saat dikonfirmasi lewat sambungan seluler.

Menyikapi berbagai informasi yang berkembang terkait bangunan proyek irigasi P3-TGAI Desa Demung tahun 2021 tersebut, Ketua Umum LPPAN yang biasa disapa Amir, dirinya akan menggali sejumlah informasi dan mengumpulkan bukti-bukti terkait pekerjaan irigasi tersebut, misal kedalaman pondasi, kwalitas campuran pasir dan semen, kwalitas batu, kwalitas semen (yang kesemuanya itu akan berdampak terhadap kekuatan sebuah bangunan), volume pekerjaan dan lain-lain. Yang nantinya, kata Amir, akan dijadikan sebagai bahan atau pendukung untuk laporan ke aparat penegak hukum.

Dalam keterangannya Amir juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat dirinya akan kirim surat dalam bentuk Somasi ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Berantas di Surabaya. “Guna mohon klarifikasi perihal sistem pengawasan dan bentuk pendampingan pada pekerjaan proyek P3-TGAI Desa Demung dan desa lainnya. Selain Desa Demung proyek P3-TGAI 2021 juga turun ke beberapa desa lain,” ungkapnya.

Selain proyek irigasi tersebut, Amir juga akan mendalami informasi terkait pengelolaan aset Desa Demung berupa Tanah Kas Desa (TKD), dirinya mengatakan akan mengumpulkan sejumlah informasi, berapa kira-kira pendapatan asli Desa Demung yang diperoleh dari sewa TKD yang masuk ke APBDes. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button