Headline

Ketum Pusat Lembaga Reclassering Indonesia Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-77 Tahun

Dirgahayu Republik Indonesia ke 77 Tahun (17-08-1945)
Dirgahayu Lembaga Reclassering Indonesia ke Tahun (18-08-1945), Dewan Pendiri, Dewan Pembina, Dewan Pengawas, Ketua, Pengurus Lembaga Reclassering Indonesia dan Yayasan Jiwa Pelopor Reclassering Suhada Abadi.
[18-08-2022]

Saat ini, di Ujung Timur Pulau Jawa, tepatnya di Gunung Gumitir Banyuwangi-Jawa Timur, perkenankan kami menyampaikan Refleksi 77 Tahun.
Pengabdian Lembaga Reclasseering Indonesia untuk Republik, sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan dikumandangkan, tepatnya pada tanggal 18 Agustus 1945, Ir. Soekarno.

Atas saran dari Mr. BRM.Tjokrodiningrat dengan “Ilham Reclassering” yang didapat, memerintahkan “Kelompok 41” yang diantaranya Mr.R. Moestopo, Tubagus Ibnu Fadjar.
Gunadi Poerwabelanegara, Mr. Bendoro Raden Mas Tjokrodiningrat, Kotot Sukadi, Umar Bahsan dan lain-lain.

Untuk membebaskan Tahan Politik dan Tawanan Perang mulai dari Penjara Kalisosok di Surabaya hingga Penjara di Serang – Banten untuk dibentuk menjadi Laskar-laskar Perjuangan demi untuk mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia yang baru lahir, Proses Reclassen/Reclassering yang dilakukan secara terus menerus tersebut.

Melandasi pergerakan Lembaga Reclasseering Indonesia hingga saat ini dimana peran dan fungsi Reclasseering Universal disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan zaman dari awal Republik Indonesia hingga nanti, sebagai Warga Negara, kita patut mensyukuri Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77 Tahun ini.

Dimana proses yang telah dilalui Republik sangatlah panjang dan tidak muda lagi. Berbekal historis dan pengalaman masa penjajahan selama berabad-abad.. Leluhur kita, Para Pejuang, Para Syuhada, Kakek Buyut kita rela berkorban menumpahkan segala tenaga, fikiran, darah dan air mata untuk Kemerdekaan Indonesia.

Kita sebagai Generasi Penerus, Generasi Millenial, Generasi Z. Generasi 4.1. Harus tetap bisa menjaga marwah Kemerdekaan Republik Indonesia ini.
Dengan cara bagaimanapun sesuai kondisi kita masing-masing saat ini.
Kita harus bisa melestarikan Nilai-nilai Kejuangan, Nilai-nilai Kemerdekaan.

Nilai-nilai Luhur lainnya yang diamanatkan oleh Para Pejuang, Para Sesepuh, Pinisepuh, Para Leluhur kita untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia. Dengan berbagai macam cara yang tentunya secara baik dan benar untuk Anak Cucu kita nanti,
untuk hal tersebut.

Kami bersama Lembaga Reclassering Indonesia dan Yayasan Jiwa Pelopor Reclassering Suhada Abadi memposisikan diri, seiring sejalan dengan Pemerintah Republik Indonesia tanpa harus berpolitik praktis, Tanpa harus beroposisi, bertekad menjadi Lembaga dan Organisasi yang memupuk Nilai-nilai Kejuangan.

Nilai-nilai Keluhuran, dengan National Character Building untuk Generasi Penerus Republik ini.
Tetap berkiprah pada Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia, tetap menjalankan peran fungsi Kemanusiaan secara Universal.
Dan peran sosial kontrol untuk Negara dan Masyarakat.

Memang saat ini adalah masa yang sulit, masa yang tidak mudah. Namun jika tidak diniatkan serta tiada tekad yang kuat, semua itu hanya menjadi angan semata. Terlebih setelah kita sebagai warga dunia dihantam oleh wabah covid19 yang memaksa kita menghentikan semua aktifitas. Kurang lebih selama dua tahun ini hingga jutaan nyawa melayang akibat musuh yang tak kelihatan tersebut.

Bapak, Ibu, Saudara (i) dan Rekan Sekalian…
Terlepas dari hal itu semua, kami selaku Pengurus Pusat Lembaga Reclasseering Indonesia berharap koordinasi dan komunikasi aktif Pusat dan Daerah.
Ataupun Daerah ke Pusat tetap terjalin dengan baik. Pengurus Pusat tetap membutuhkan kritik yang membangun.

Saran, nasihat, dan masukan dari bawah agar kita semua dapat memahami dan mengerti kondisi masing-masing jajaran yang ada. Kami sangat mengharapkan komunikasi aktif dua arah bukan hanya jika terjadi masalah atau hanya ada kepentingan saja. Karena Lembaga Reclassering Indonesia ini milik semua milik seluruh anggota.
Demikian Refleksi 77 Tahun.

Pengabdian Lembaga Reclasseering Indonesia ini untuk Republik kami sampaikan.
Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat,
Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia
Dirgahayu Lembaga Reclassering Indonesia.
Tetap rapatkan barisan untuk mencapai tujuan”Ujar M. Solichin

(Indra).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button