HeadlineHukum dan Peristiwa

Kawal Ketat Pakta Integritas Mahasiswa dan Pimpinan DPRD Jember, LBH BIN: Jangan Merugikan Masa Depan Anak Bangsa

JEMBER – Menyusul berbagai tempat di tanah air yang sebelumnya telah mendengungkan suara-suara aspirasinya, bak gayung bersambut, kini Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Jember turut menggelar aksi yang sama pada Selasa (12/4) kemarin. Tercatat 12 Universitas di Jember yang bersatu dalam aksi yang dihadiri oleh kurang lebih 500 massa aksi dengan balutan almamater kebanggaan di masing-masing perguruan tingginya.

“Massa aksi sudah mengadakan konsolidasi terkait aksi yang dilaksanakan hari ini, dan sudah menyusun agenda serta penunjukan korlap, dan susunan rangkaian tuntutan yang akan disampaikannya nanti,” ujar Zakaria saat dikonfirmasi oleh awak media. Zakaria merupakan ketua Aliansi BEM se-Jember, yang juga merupakan Presiden Mahasiswa di Kampus UIN KHAS Jember.

Sekira pukul 14.00 massa dari berbagai Universitas mulai memadati bundaran double way Universitas Jember yang merupakan titik kumpul massa aksi. Setelah berkumpul dan memadati jalan double way Unej, massa mulai melakukan long march ke bundaran DPRD Jember yang merupakan titik target dimulainya orasi dan penyampaian aspirasi.

Nampak ratusan personil Kepolisian Resort Jember yang dipimpin oleh Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, S.I.K., SH. telah berjaga di sekitar lokasi bundaran DPRD guna melakukan pengamanan selama aksi berlangsung. Puluhan mahasiswa dan mahasiswi silih berganti menaiki mimbar orasi diatas mobil pick up yang disusun dengan rangkaian sound system. Beberapa spanduk kritik terhadap pemerintahan, dan juga riuh suara yel-yel tak henti dilakukan selama aksi berlangsung.

Tak lama berselang, para mahasiswa ingin memasuki serambi gedung DPRD Jember. Para mahasiswa juga menuntut Ketua Dewan segera melakukan penandatanganan pakta integritas yang juga diikuti oleh perwakilan fraksi dari beberapa partai. Meski sempat diwarnai ketegangan ditengah aksi berlangsung, Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, S.I.K., SH yang berhadapan langsung dengan para mahasiswa, berhasil menenangkan situasi ditengah mahasiswa sehingga situasi dapat terkendali dan kembali kondusif saat Ketua DPRD Kab. Jember M. Itqon Syauqi, S.Th.I beserta jajaran keluar ruangan dan menemui mahasiswa.

Dalam pakta integritas yang tertulis, mahasiswa menolak wacana penundaan pemilu, wacana perpanjangan masa jabatan presiden, penolakan kenaikan harga BBM. Mahasiswa juga menuntut agar pakta integritas yang telah ditandangani dan disepakati bersama dalam waktu 1×24 jam agar segera diserahkan ke DPR RI di Senayan Jakarta.

“Kami berjanji dan akan mendokumentasikan bahwa besok kami akan segera membawa pakta integritas ini untuk diserahkan ke DPR RI di Jakarta,” tegas Itqon Syauqi dihadapan ratusan mahasiswa. Janji tersebut jitu meredam situasi mahasiswa yang tengah memanas sehingga membuat para mahasiswa tersenyum lega hingga massa aksi membubarkan diri dengan tertib dan kondusif.

Sementara founder LBH BIN Hendro Subandrio, mengatakan sangat mendukung pakta integritas antara mahasiswa dan DPRD Jember. “Mahasiswa harus terus mengawal agar tidak ada perubahan dalam setiap agenda kenegaraan seperti Pemilu 2024. Kalau gak dikawal nanti malah tinggal wacana saja,” ketusnya.

Masa jabatan Presiden 2 periode itu, kata Hendro, sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi. “Mahasiswa harus terus mendengungkan dan meneriakkan tentang ini. Saya juga berpesan agar tokoh bangsa baik di Ibukota maupun yang di daerah jangan bermanuver politik yang kemudian membawa perpecahan dan malah merugikan anak-anak bangsa,” tutupnya saat diwawancarai media di kantor properti Puri Dharmawangsa Jember.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button