Gaya HidupHeadline

Jember Krisis Iklim, Aulian: Hentikan Investasi di Sektor Energi Kotor

JEMBER, TI – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aktivis lingkungan, menggelar demo di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kemarin. Pelajar yang menggelar aksi peduli iklim ini, mengingatkan pemerintah daerah bahwa dunia sedang menghadapi krisis lingkungan, bahkan dapat mengancam banyak sektor.

“Banyak korban jiwa, memperburuk produksi pangan, menghancurkan alam, dan menghambat pertumbuhan ekonomi. Beberapa dari kerusakan sudah terjadi dan tidak dapat diubah lagi,” ujar Koordinator Lapangan Aulian Milki Toha Larobi.

Menurutnya, komitmen dunia sekarang perlu adanya melakukan aksi global antisipatif bersama, untuk menghindari kedaruratan iklim, yang mengancam keselamatan makhluk hidup, khususnya di Indonesia. “Tingkatkan komitmen Iklim Indonesia sesuai dengan Perjanjian Paris. Dan berhenti investasi di sektor energi kotor dan tingkatkan investasi di sektor energi bersih terbarukan untuk pertumbuhan ekonomi yang sehat,” tambah Aulian.

Selain itu, lanjut Aulian, Pemerintah Indonesia juga harus menjamin keadilan serta keamanan bagi semua pejuang lingkungan, bahkan harus mencabut kebijakan yang merusak lingkungan. “Dan prioritaskan kebijakan yang menjadi solusi atau penanggulangan krisis iklim, Keadilan iklim bagi semua mahluk hidup,” tambah Aulian

Langkah tersebut juga tidak akan cukup, kata Aulian, Pemerintah Kabupaten Jember juga harus membuat kebijakan daerah terkait Iklim yang responsif gender, disabilitas, dan sosial Inklusi. “Berikan dukungan terhadap program-program dan kegiatan, dengan anggaran yang memadai untuk menghadapi Krisis Iklim di Kabupaten Jember,” katanya

Aulian juga menuntut Bupati Jember Hendy Siswanto untuk segera menghemat energi, minimal dengan mematikan lampu pada hari Sabtu 26 Maret 2022 dari jam 20.30 hingga 21.30 waktu sekitar. “Melakukan pengkajian ulang terkait perizinan yang berhubungan dengan lingkungan, serta mengkonservasi lingkungan di kabupaten Jember,” tandasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button