BirokrasiHeadline

Ini Pesan Menteri Saat Tiga Pimpinan Tinggi Kanwil Kemenkumham Riau Berganti

PEKANBARU, TI – Tiga orang Pimpinan Tinggi Pratama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau pada Jum’at (4/3) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly bersama dengan 119 orang Pimpinan Tinggi Pratama lainnya di lingkungan Kemenkumham. Pelantikan dan pengambilan sumpah yang berlangsung secara hibrid ini disiarkan langsung dari Graha Pengayoman, Jakarta dan diikuti oleh jajaran Kanwil Kemenkumham Riau bertempat di ruang serbaguna Ismail Saleh gedung Kanwil Kemenkumham Riau.

Pujo Harinto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau dilantik menjadi Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Rudi Hartono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Administrasi kini mutasi ke Kanwil Sumatera Utara dengan jabatan yang sama. Sedangkan Muhammad Tito Andrianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Keimigrasian dilantik menjadi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta.

Menkumham dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih terhadap seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM atas kesungguhan dalam menjalankan tugas dan kewajiban dengan dedikasi yang tinggi, semangat bekerja dan bekarya serta peran aktif dalam penanganan Covid-19.

Menkumham kemudian berpesan empat hal terhadap pejabat yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya, yaitu pertama untuk selalu menjaga amanah dan kepercayaan yang diberikan dengan komitmen diri bekerja sesuai dengan Rencana Kerja yang ditetapkan dan dilandasi pada Tata Nilai Ber-AKHLAK dan PASTI agar Target Kinerja dapat tercatat dengan baik. “Parameter keberhasilan adalah dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani), dapat mempertahankan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI, serta serapan anggaran minimal 95% sesuai dengan standar minimal nasional,” ungkap Yasonna.

Kedua, di tengah kondisi saat ini Saudara harus sehat sehingga tercapai Kumham yang sehat dan Kumham yang produktif. Terapkan disiplin protokol kesehatan pada kegiatan perkantoran, pelayanan publik, dan berbagai aktivitas sosial lainnya. Dukung, sukseskan, dan pastikan setiap kebijakan pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Saya tambahkan juga tahun ini kita akan menjadi Presidensi G20. “Saudara-Saudara di daerah, terutama di daerah yang ada pertemuan-pertemuan seperti Bali dll memastikan bahwa dukungan kita untuk suksesnya pelaksanaan G20 dapat terlaksana dengan baik,” ucap Yasonna.

Ketiga, berikan contoh yang baik kepada jajaran dengan disiplin hadir tepat waktu, tidak meninggalkan tempat saat bertugas, serta meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap administrasi, disiplin pegawai, operasionalisasi, serta zero mistake. Antisipasi fraud berbagai penyimpangan, selalu introspeksi diri dan membuka diri terhadap masukan dan kritik, yang terkadang meskipun kritik itu pahit, namun akan mampu memperbaiki dan membenahi Kementerian Hukum dan HAM yang kita cintai.

Keempat, Sinergi dan kolaborasi dengan instansi terkait dalam pelaksanaan tugas. Para Kakanwil juga para Kadiv juga para Ka UPT di tempatnya masing-masing untuk terus berkoordinasi dengan stakeholders yang ada. Sebagai jajaran pemerintah pusat, kita juga harus berkoordinasi dengan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) di daerah.

Jaga kehormatan dan nama baik Kementerian Hukum dan HAM. Setiap perilaku dan perbuatan mengandung konsekuensi. Ingatkan setiap jajaran untuk senantiasa bertindak, termasuk dalam menggunakan media sosial. Jaga integritas Saudara, jujur. Saya tidak ingin mendengar hal-hal yang menyimpang dari protap, perbuatan-perbuatan tercela. Saya ingatkan supaya bertindak dengan baik. Tunjukkan prestasimu. “Tidak perlu kasak-kusuk ke kiri, kanan, belakang untuk meraih jabatan. Yang penting tunjukkan prestasimu, integritasmu, kejujuranmu, itu penting untuk memajukan organisasi,” pungkas Yasonna.

“Selamat bekerja dengan ikhlas serta penuh tanggung jawab. Aktif dalam mengambil langkah kebijakan secara cepat dan cermat. Tetap kedepankan norma dan etika. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa senantiasa melindungi kita dalam menjalankan tugas dan pengabdian ini,” ujar Yasonna menutup sambutannya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button