BirokrasiHeadline

Ibadah Puasa dan Lingkungan Bersih Tetap Terjaga, Pemdes Jubung Gelar Tadarus Sosial

Jember, – Bulan puasa tidak harus di isi dengan kegiatan ibadah spiritual, namun banyak kebaikan dan ibadah lain yang bisa dilakukan, salah satunya kerja bakti membersihkan lingkungan agar tetap bersih, sebagaimana kalimah thoyyibah yang berbunyi Annadofatu minal Iman (kebersihan bagian dari Iman).

Hal ini juga yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Jubung bersama warganya pada Kamis (13/4/2023) malam, agar puasa siang hari tetap jalan, dan kebersihan lingkungan tetap terjaga, Pemdes Jubung melakukan kerja bakti malam hari atau bisa disebut Tadarus Sosial bersama warga lingkungan RW. 02 Dusun Krajan.

Eko Siswanto selaku ketua RW. 02, kepada wartawan mengatakan, bahwa dirinya bersama warga melakukan kerja bakti malam hari, agar tidak mengganggu ibadah puasa dan juga keramaian lalu lintas.

“Kami bersama warga sepakat, melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan malam hari, agar mereka yang berpuasa pada siang hari, bisa ikut terlibat, selain itu, lalu lalang kendaraan juga relatif sepi jika dibandingkan siang hari,” ujar Eko.

Eko menambahkan, bahwa kerja bakti malam hari memang terasa berbeda dengan saat dilakukan siang hari, terutama dalam penerangan, namun hal ini tidak menjadi penghambat.

“Kendala malam hari, satu alat pemotong rumput dikerjakan oleh 2 orang, dimana satu mengoperasilan mesin pemotong dan satunya membawa lampu senter untuk menerangi, dan ini dilakukan secara bergantian, dan ini justru terlihat kerukunan dan kekompakan warga,” jelasnya.

Sementara Bhisma Pedana selaku kepala desa Jubung menyatakan, bahwa pihaknya mengapresiasi upaya warganya dalam melakukan kerja bakti meski dilakukan malam hari, sehingga tidak mengganggu ibadah puasa siang hari.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan warga, karena memang kami mengintruksikan, agar menyambut hari raya Idul Fitri yang tinggal beberapa hari ini, semua lingkungan di Desa Jubung bisa bersih, dan target kami H-5 nanti, seluruh lingkungan bisa bersih,” ujar Bhisma.

Mengenai kerja bakti yang dilakukan pada malam hari, Bhisma juga tidak mengharuskan, semua diserahkan kepada masing-masing lingkungan, yang penting ada kesepakatan bersama dan tidak ada yang keberatan.

“Selama warga di tiap lingkungan sepakat, saya kira tidak masalah, karena tujuan kita adalah sosial dengan melakukan bersih bersih, agar desa tetap terlihat rapi, karena baik tidaknya lingkungan juga tergnbtung dari masyarakat itu sendiri, terlebih pada Idul Fitri, banyak masyarakat luar yang melakukan anjangsana ke saudaranya yang ada di Jubung,” pungkas Bhisma. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button