HeadlineKriminal

Herman Herman, Mau Mencuri Kok Malah Tepergok Duluan

BANYUWANGI, TI – Nasib na’as dialami Herman (39), warga Dusun Krajan II RT 01 RW 05 Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Maunya hendak mencuri, tetapi keburu tepergok si empunya rumah dan diapun berhasil digelandang warga.

Sebagaimana dituturkan korban Wiwik Purwanti (40) warga Dusun Parirejo RT 04 RW 01 Desa Parijatah Wetan, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (28/9/21) pagi hari saat dirinya usai menjalankan sholat subuh sekira pukul 04.15 WIB.

“Usai subuhan, saya bermaksud masuk kamar. Namun saya langsung kaget sewaktu membuka pintu kamar. Ternyata didalam sudah ada laki-laki tinggi besar berkepala gundul sedang mengacak-acak ruangan kamar saya. Saya pun langsung berteriak maling, maling, maling,” ungkapnya.

Begitu mendengar teriakan korban, pelaku yang diketahui bernama Herman itupun langsung kabur lewat belakang dengan langkah seribu. Namun sayangnya sudah banyak warga yang mendengar teriakan korban Wiwik dan pada keluar dari rumahnya masing-masing. Sehingga pelaku pun langsung bias ditangkap ramai-ramai.

Salah satu saksi warga setempat Asro’i (61) bersama saksi lainnya bernama Nurul Hakim (49), langsung menghubungi Ketua RT dan Kadus setempat yang meneruskan laporan ke Mapolsek Srono.

“Langsung dilaporkan ke Polsek Srono oleh Pak Kadus mas,” lontarnya kepada media ini.

Begitu polisi datang di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Herman, si pelaku pencurian yang diketahui pekerjaan sehari-harinya adalah seorang buruh tani perkebunan itu pun langsung digelandang keatas mobil patrol Polsek setempat.
Kapolsek Sono, AKP Achmad Junaedi, SH, kepada media ini membenarkan pihaknya mengamankan pelaku pencurian bernama Herman, warga Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng.

“Pelaku sudah diamankan anggota kita mas, berikut barang bukti (BB) berupa 2 handphone merk Vivo yang diduga milik pelaku. Saat ini sedang dilakukan penyidikan, dan pelaku kita tahan di rumah tahanan Mapolsek Srono untuk proses hukum selanjutnya,” ujar perwira asal Tanggul Jember, yang berdomisili di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button