BirokrasiHeadline

GPMN Jatim Sambang Malang, Maharani Melompat Lebih Tinggi Disana

MALANG – Rawe-rawe rantas Malang-malang tuntas, H-2 lebaran Idul Fitri 2022 jadi ajang silaturahmi dan penguatan kelembagaan organisasi DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Gema Perjuangan Maharani Nusantara (GPMN) Jawa Timur. Tiga mobil branding Yayasan Cinta Duafa dari Jember menuju Kota Apel Malang, bertemu dengan Toyota Fortuner tunggangan Alim Mustoko, Ketua DPW GPMN Jatim, di pintu tol Pandaan. Empat mobil ini bergerak beriringan sejenak mengecek kesiapan posko mudik BPBD Provinsi Jatim di rest area tol Singosari.

Seperti sudah diberitakan sebelumnya, GPMN Jawa Timur mengadakan kegiatan safari Ramadan selama satu bulan penuh. Kegiatan tersebut dilakukan sejak awal bulan puasa sampai lebaran tiba. Bagi-bagi takjil, Paket Sembako dan bingkisan Idul Fitri untuk ribuan masyarakat Jember. Kegiatan tersebut tentunya menjadi pengerek elektabilitas Puan Maharani sebagai Calon Presiden RI 2024. Nama Puan Maharani semakin jadi buah bibir di tapal kuda karena di akhir Ramadan, mesin partai PDI Perjuangan juga menebar paket sembakonya di setiap PAC partai berlogo moncong putih itu.

Rickhardo Hasudungan, Sekretaris Orsap Taruna Merah Putih mengaku perseteruan antara Pembina PDI Perjuangan Madura Ning Aisyah As’adiyah Shidqie dengan Baddrut Tamam Bupati Pamekasan menjadikan nama Puan Maharani menjadi trending topic di kawasan Tapal Kuda. “Persahabatan Bung Karno dan Kyai As’ad yang diteruskan oleh cucu-cucu mereka Mbak Puan dan Ning Diyah tentunya jadi dasar perubahan peta politik Eks Karesidenan Besuki,” tegas politisi berdarah Batak ini.

Kepompong persahabatan Bung Karno dan Kyai As’ad kini berubah menjadi “kupu-kupu” cantik bernama Puan Maharani dan Aisyah As’adiyah. GPMN, sebagai sahabat Puan, hadir di depan Kantor DPRD Kabupaten Malang kala itu. Bendera mereka berkibar disana, bersama Ketua DPW-nya. Langit sore jadi saksi semangat anak-anak muda marhaen sejati, mengobarkan panji-panji Maharani di ujung tiang tertinggi. Protokol Jalan Panji Kepanjen langsung macet sesaat, ratusan paket takjil diterima pengguna roda empat dan roda dua.

Suroso Santoso, Ketua DPD GPMN Malang, terlihat berjibaku bersama pengurus yang lain membagikan menu berbuka puasa. “Kami tak pernah berhenti mencari cara untuk membesarkan organisasi. Selalu dekat dengan rakyat adalah cara terbaik. Mungkin kami belum sempurna, tapi kami selalu hadir dan ada untuk masyarakat Malang,” ungkapnya. Kehadiran Alim Mustoko disana menjadi pelecut semangat baru kepada fungsionaris GPMN Malang. Di Malang, Maharani melompat lebih tinggi. Sinyal dari Ketua DPW bahwa usai Idul Fitri, dirinya bersama pengurus DPW yang lain akan bersafari di 38 kabupaten kota se-Jawa Timur, termasuk ke Pulau Madura. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button