HeadlineHukum dan Peristiwa

Forkopimca Ajung Diduga Dapat Jatah Kutipan Proyek Drainase dari DD Wirowongso

JEMBER – Dugaan adanya penyalah gunaan wewenang atau jabatan terkait dana proyek drainase yang bersumber dari DD (Dana Desa) tepatnya berada di Desa Wirowongso Kecamatan Ajung yang diduga kuat dilakukan oleh oknum pegawai kecamatan yang berstatus Pengganti Jabatan (PJ).

Pekerjaan drainase yang terletak di Dusun Besuk dengan volume: P. 226 m, LB.40 cm, LA.30 cm, T. 80 cm itu dibangun menggunakan DD tahun 2022 dengan anggaran sebesar Rp. 136.555.700,-. Saat ini progres pembangunan drainase tersebut sudah terealisasi hampir 80 persen, sedangkan uang pekerjaan sudah cair seratus persen.

Dari hasil investigasi awak media ketika mendatangi salah satu tim pelaksana kegiatan tersebut adalah kegiatan atau proyek yang hanya menghabiskan anggaran separuhnya saja yaitu 60 persen dari pagu anggaran yang terpampang di papan proyek.

“Dari anggaran Rp.136 juta itu hanya dikerjakan 60 persennya, sedangkan yang 40 persennya diminta oleh PJ, alasannya untuk dibagikan ke Kecamatan dan Polsek. Jadi hasilnya di lapangan tidak sesuai dengan besarnya anggaran,” pengakuan salah satu pelaksana kegiatan yang dibuktikan rekaman video.

Menurut Direktur Lembaga Bantuan Hukum Barisan Independen Nusantara Slamet bahwa oknum PJ tersebut termasuk perbuatan melawan hukum yaitu penyalah gunaan wewenang.

“Kalau oknum PJ tersebut terbukti, maka oknum tersebut bisa dijerat pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001, menyebutkan bahwa setiap orang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama dua puluh tahun dan atau denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00,” terang Direktur LBH BIN ini.

Sementara sampai saat ini awak media kesulitan untuk mengklarifikasi melalui ponsel ataupun menemui PJ yang bersangkutan secara langsung, sampai berita ini dimunculkan ke media online.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button