Pendidikan

DAK Untuk SMP TA 2023, Diharapkan Mampu Menciptakan Suasana Belajar Mengajar Siswa yang Nyaman

SAMPANG – Transindonesia.net | Dalam upaya peningkatan sarana dan prasarana (Sarpras) sekolah sebagai penunjang optimalisasi kegiatan belajar mengajar, memang menjadi skala prioritas yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang.

Melalui pengajuan pembenahan dan pengadaan sarana dan prasarana disetiap sekolah dengan kategori kurang lengkap, telah diupayakan oleh Disdik Kabupaten Sampang untuk mendapatkan alokasi anggaran yang bersumber dari APBN.

Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang telah mendapatkan kucuran anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) jenjang Pendidikan (DAK fisik dan non fisik). Pada tingkat SMP/sederajat se-Kabupaten Sampang, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kemendikbud RI mengalokasikan total sebesar Rp. 5.916.635.150.

Anggaran yang teralokasikan tersebut untuk kategori fisik dan non fisik dengan teknis pelaksanaannya mengacu pada 9 menu kegiatan.

Secara rinci, untuk pekerjaan fisik berupa Rehab dengan klasifikasi minimal rusak sedang serta pembangunan ruangan baru, yang teralokasikan pada 6 sekolah SMP negeri maupun swasta sebesar Rp. 5.541.635.150.

Sementara untuk non fisik, sebesar Rp. 375.000.000 teralokasikan pada 3 sekolah SMP swasta berbentuk pengadaan peralatan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang Edi Subinto S.Pd., MM melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Ach. Tohairuddin, SH., MT menjelaskan bahwa untuk sekolah tingkat SMP masih ada 6 sekolah yang tercover untuk bantuan pembenahan fisik dan 3 sekolah untuk pengadaan.

“Karena memang dari 6 sekolah yang mendapatkan bantuan fisik dan 3 sekolah yang mendapat bantuan pengadaan ini memang perlu dibenahi, dan kita prioritaskan agar penyelenggaraan pendidikannya lebih optimal nantinya,” kata Kabid Pembinaan SMP tersebut mengungkapkan.

Lalu, pihaknya tetap mengupayakan lebih agar di Tahun Anggaran (TA) 2024 kedepan bisa mendapatkan porsi bantuan DAK APBN lebih besar lagi sesuai pengajuan.

“Kami berharap agar Tahun Anggaran 2024 yang akan datang, alokasi DAK untuk sekolah tingkat SMP porsinya lebih besar agar fasilitas sarpras sekolah yang selama ini masih minim bisa teratasi dengan cepat dan baik”, tambahnya.

Toha sapaan akrab Kabid Pembinaan SMP ini juga menginginkan agar sekolah yang saat ini sudah teralokasi bantuan DAK, agar bisa menciptakan suasana belajar mengajar yang baik bagi seluruh anak didiknya di sekolah. (Yan’S)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button