Kriminal

Brutal, Perhutani Tebang Pohon Kopi Tanpa Koordinasi, Hartono: Mereka Arogan

JEMBER – Ratusan Pohon Kopi yang berada di lahan seluas +- 0,5 ha yang tengah berbuah mendadak di babat dan diangkut oleh Petugas Perhutani tanpa koordinasi dengan Petani. Penebangan brutal ini diprediksi dilakukan satu hingga dua hari lalu di Wilayah Perhutanan Sosial Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember, Minggu (26/03/2023).

Petani Perhutanan Sosial, Hartono, menyatakan dirinya kaget setelah melihat 500 – 600 pohon Kopinya yang sedang berbuah di babat dan diangkut oleh petugas Perhutani.

“Sebelum penebangan sampai pada lahan saya, saya sudah komunikasi kepada petugas tebang, kalau hampir sampai di lahan saya, ngomong dulu, kopinya mau tak puputi, soalnya kopi saya yang ada di atas Wisata Kampung Durian itu sudah banyak yang masak,” kata Hartono kepada awak media, Minggu, (26/03/2023).

Imbuhnya, tidak ada konfirmasi, tidak ada pembicaraan ke saya, setelah saya melihat lahan, pohon kopi sudah bersih dan ditebangi sampai atas.

Kesal Hartono yang sekaligus Ketua Kelompok Perhutan Sosial (KPS) Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rengganis, Pakis, Panti Jember ini petugas Perhutani yang ia temui justru menginginkan damai karena sudah terlanjur. Padahal, kata Hartono, ini bukan soal terlanjur tapi kopinya ini di modali dan siap panen.

Tegas Hartono, Ketua KPS LMDH Rengganis, “Ini lahan saya, apalagi lahan petani saya yang tidak tahu apa-apa, pasti petugas Perhutani tambah semena-mena dan arogan.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button