BirokrasiHeadline

Antisipasi Gesekan Antar Perguruan Silat, Ini Langkah Yang Dilakukan Kapolres Jember

JEMBER, TI – Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK, SH., mengakui jika animo masyarakat untuk bergabung dengan perguruan silat cukup tinggi, terutama di Kabupaten Jember, selain sebagai warisan budaya, silat merupakan olah raga yang disukai oleh generasi saat ini.

Agar animo masyarakat yang cukup tinggi ini dibarengi dengan prestasi dan bukan pada kepentingan individu, Kapolres Jember bersama dengan instansi terkait akan menyiapkan arena kompetisi yang mempertemukan antar perguruan silat. Bahkan kompetisi ini akan di gelar mulai dari tingkat Kecamatan hingga Kabupaten.

“Memang tidak dipungkiri, animo masyarakat untuk bisa bergabung dengan perguruan silat di Kabupaten Jember ini cukup tinggi, dan untuk mengantisipasi adanya gesekan antar perguruan silat, kami bersama dengan instansi terkait seperti Dandim dan Bupati akan menggelar kompetisi yang mempertemukan antar perguruan silat di Kabupaten Jember,” ujar Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH saat mengisi acara di Radio Prosalina Rabu (25/5/2022).

Pihaknya juga mendukung apa yang dilakukan Dandim 0824 Jember belum lama ini dalam menggandeng perguruan silat di Kabupaten Jember, dimana pihak Kodim mengajak anggota perguruan silat untuk melakukan aksi sosial dengan melakukan bersih-bersih sungai.

“Seperti kemarin apa yang dilakukan oleh Dandim Jember ini cukup bagus, yakni mengajak perguruan silat untuk terlibat dalam aksi bersih-bersih sungai, dan kegiatan ini harus kita dukung bersama, dan harapan kami nantinya kegiatan semacam ini juga dilakukan di tingkat kecamatan,” ujar Kapolres.

Bahkan Kapolres akan menjadikan Polsek-Polsek di Kabupaten Jember menjadi ujung tombak dalam penyelesaian perbedaan antar perguruan silat, dimana segala persoalan bisa diselesaikan cukup di tingkat kecamatan dan tidak perlu merembet ke tingkat Kabupaten.

“Kami sudah koordinasi dengan Dandim, nanti akan kita gelar kompetisi tingkat kecamatan, hal ini berkaitan dengan munculnya banyak tugu-tugu perguruan silat di Kabupaten Jember, untuk kompetisi ditingkat kecamatan, pememangnya diizinkan untuk mendirikan tugu prasasti hal ini sebagai bentuk apresiasi, selain itu akan kita tertibkan,” beber Kapolres.

Kapolres berharap, dengan upaya ini, gesekan antar perguruan silat di Jember bisa diredam, dan semua bisa hidup berdampingan. “Kami ingin banyaknya perguruan silat di Jember yang rukun bisa menjadi contoh bagi daerah lain, dan menjadikan Jember sebagai rumah para pesilat yang bijaksana dan berprestasi,” pungkas Kapolres. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button