BirokrasiHeadline

Anak Asuh Panti Asuhan BJ Habibie Senang Bertemu Kak Harris dan Boneka Ayis

SURABAYA, TI – Ibukota Provinsi Jawa Timur ini masuk tahap PPKM level 2 karena disini mulai terdapat varian baru virus Omicron yang menyerang masyarakat yang ada di Surabaya. Tidak hanya orang dewasa, virus ini sudah menyerang anak-anak sehingga Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diterapkan kembali 50% dari jumlah siswa dalam satu kelasnya.

Sehingga Pemerintah Kota Surabaya menerapkan kembali sistem luring dan daring. Dalam kesempatan ini pendongeng anak nasional Kak Harris tidak ambil diam untuk menyadarkan anak-anak untuk pentingnya menjaga kesehatan karena kasus varian ini banyak menyerang anak-anak. Melalui blusukkan di panti asuhan BJ Habibie pendongeng yang mempunyai nama lengkap Harris Rizki dan biasa di panggil Kak Harris mengajak anak-anak untuk selalu menjaga kesehatan dengan selalu memakai masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak pada hari Minggu (13/2).

Dalam kesempatan ini Kak Harris juga menggandeng salah satu instansi peduli anak untuk menyadarkan anak-anak yang ada di Surabaya. Melalui program ini Kak Harris juga dibantu bonekanya Ayis menghibur anak-anak di panti asuhan BJ Habibie dengan bersenang-senang melalui permainan game edukasi dan mendengarkan dongeng.

Dalam mendengarkan dongeng sebanyak 58 santri dan santriwati di Panti Asuhan BJ Habibie yang ada di wilayah Jalan Keputih Tegal Gang 1 ini anak-anak sangat senang, terhibur serta sangat antusias sekali di dalam kegiatan tersebut.

Windy Goestiana selaku menyelenggara dari peduli anak dalam kegiatan tersebut selalu mereka lakukan tiap tahunnya, kebetulan ini tahun ke 3 dalam masa pandemi. “Walaupun di masa pandemi ini tetap kita lakukan untuk kepedulian kita terhadap anak-anak akan pentingnya kesehatan jangan sampai kasus ini makin bertambah di kalangan anak-anak. Kegiatan ini tetap dilakukan karena kita tetap menggunakan protokol kesehatan karena kita harus berhati-hati sekali dalam melaksanakan kegiatan tersebut jangan sampai anak-anak berkerumun dalam duduk serta jangan sampai tidak memakai masker,” paparnya.

Tidak hanya itu dalam mendongeng Kak Harris juga menceritakan pentingnya menjaga dan merawat diri kita dari bahaya virus. “Saya senang dalam kegiatan ini karena bisa bertemu langsung sama Kak Harris dan Ayis yang lucu karena saya ingin sekali bertemu dengannya. Sementara ini saya bisanya mendengarkan lewat radio maupun televisi,” ungkap Hasan siswa yang duduk di kelas 4 SD. Tidak hanya mendengarkan dongeng, Hasan sangat senang karena mendapatkan baju dan perlengkapan lainnya dari komunitas peduli anak.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button