Politik

Aktivis Buruh Dwiagus Budiyanto Siap Membawa Aspirasi Buruh ke Gedung Dewan

Jember – Dwiagus Budiyanto, seorang aktivis buruh yang telah lama berjuang untuk kesejahteraan pekerja perkebunan di Jember, kini siap untuk membawa suara dan aspirasi buruh ke Gedung Dewan. Dwiagus Budiyanto telah mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai calon legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dalam pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember.

Dwiagus Budiyanto, yang dikenal dengan kegigihannya dalam memperjuangkan hak-hak buruh perkebunan, telah mendapatkan dukungan kuat dari ribuan komunitas buruh yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pekerja Antar Kebun. Forum ini telah lama menjadi wadah bagi para buruh untuk berbagi pengalaman, memperjuangkan hak-hak mereka, dan mencari solusi atas berbagai isu yang dihadapi oleh para pekerja perkebunan di wilayah Jember.

Pencalonan Dwiagus Budiyanto sebagai anggota DPRD Jember telah menyulut semangat dalam kalangan pekerja perkebunan. Dengan latar belakangnya yang kaya dalam perjuangan buruh, Dwiagus Budiyanto diharapkan dapat menjadi suara yang mewakili kepentingan mereka di tingkat legislatif. Para buruh berharap bahwa melalui keterlibatannya dalam politik, isu-isu seperti upah layak, kondisi kerja yang aman, serta hak-hak dasar pekerja akan mendapatkan perhatian yang lebih serius.

Dwiagus Budiyanto menyatakan, “Saya merasa sangat terhormat mendapatkan dukungan dari komunitas buruh yang telah lama saya perjuangkan bersama. Saya berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak buruh dan memastikan bahwa suara mereka didengar di tingkat legislatif. Bersama-sama, kita dapat menciptakan perubahan positif bagi pekerja perkebunan di Jember.”

Pencalonan Dwiagus Budiyanto sebagai anggota DPRD Jember menjadi salah satu cerminan peran penting yang dimainkan oleh aktivis dalam mewujudkan perubahan di masyarakat. Harapannya, langkah ini akan membawa perbaikan nyata dalam kesejahteraan dan hak-hak pekerja perkebunan, serta memperkuat peran buruh dalam proses kebijakan di Jember.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button